Senin , 22 Juli 2024

Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Menjadi Perhatian Dispersip Banjar

Kamis, 30 Mei 2024 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Banjar kembali turun ke lapangan memonitoring dan membina perpustakaan sekolah di Kecamatan Sungai Tabuk yang dikoordinatori oleh Ibu Arpiah, S.IP, Pustakawan Ahli Pertama Dispersip Banjar, dengan dibantu oleh Pustakawan lainnya dan staf Bidang Perpustakaan.

Pada kesempatan ini perpustakaan yang dibina adalah perpustakaan SDN Sungai Tabuk Keramat 1 dan SDN Sungai Tabuk Keramat 2 Kecamatan Sungai Tabuk. Pemilihan 2 (dua) sekolah ini dikarenakan letak lokus yang berdekatan satu sama lain dan akses dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan cukup terjangkau dengan mobil. Kecamatan Sungai Tabuk termasuk kecamatan yang memiliki jumlah sekolah yang cukup banyak, yakni kisaran 100 sekolah baik lingkup Dinas Pendidikan maupun lingkup Kementrian Agama, yang diantaranya terdapat 32 Sekolah Dasar.

Pengelolaan perpustakaan sekolah saat ini perlu menjadi perhatian bersama, pasalnya perpustakaan adalah pusat pembelajaran sepanjang hayat, khususnya di tingkat Pendidikan Dasar, yang mana perkembangan perpustakaan harus selalu dikawal agar tidak ketinggalan dan tergerus oleh perkembangan Teknologi Informasi yang dewasa ini semakin pesat.

Pembinaan perpustakaan yang dilakukan adalah berbasis system otomasi perpustakaan INLISLite. Perpustakaan SDN Sungai Tabuk Keramat 1 saat ini sudah menggunakan system otomasi perpustakaan INLISLite dalam pengelolaan perpustakaannya. Penggunaan INLISLite tersebut tentunya sangat memudahkan pengelola perpustakaan untuk mengatur dan memanajemen koleksi yang dimiliki, khususnya dalam pelayanan sirkulasi (pinjam kembali koleksi). SDN Sungai Tabuk Keramat 1 juga sudah memiliki kelegalan secara hukum yaitu sudah memiliki SK Pendirian dan Pengelola Perpustakaan.

Sama halnya dengan SDN Sungai Tabuk Keramat 1, SDN Sungai Tabuk Keramat 2 juga sudah memiliki SK Pendirian dan Pengelola Perpustakaan yang langsung disahkan dan ditandatangani oleh Kepala SDN ungai Tabuk Keramat 2. Akan tetapi, pengelolaan di Perpustakaan SDN Sungai Tabuk Keramat 2 belum sampai kepada tahap pengelolaan menggunakan system otomasi INLISLite, yang dilakukan disana masih menggunakan system manual. Pengelola perpustakaan SDN Sungai Tabuk Keramat 2 berharap kedepannya juga bisa menggunakan system otomasi perpustakaan INLISLite.

Terlepas dari semua itu tujuan dari dilaksanakannya pembinaan adalah menunjang perhitungan jumlah unit perpustakaan yang termasuk dalam indikator pertama IPLM (Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat).

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berharap dengan dilakukannya pembinaan perpustakaan sekolah agar pengelolaan perpustakaan kedepannya lebih baik dan terstruktur, dan lembaga induk terkait mendukung penuh pendirian dan pengelolaan perpustakaan serta penyelenggaraan kegiatan yang sifatnya mendukung belajar mengajar di sekolah.

hytddnyh;