Selasa , 3 Maret 2026

MENUJU STANDAR NASIONAL PERPUSTAKAAN SEKOLAH


Warning: Undefined array key "tie_hide_meta" in /home/dispersipbanjar/public_html/wp-content/themes/sahifa/framework/parts/meta-post.php on line 3

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/dispersipbanjar/public_html/wp-content/themes/sahifa/framework/parts/meta-post.php on line 3

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar bekerja sama dengan  K3S Kecamatan Astambul dalam menyelenggarakan kgiatan pembinaaan perpustakaan berbasis otomasi untuk  mengupaya peningkatan kualitas layanan perpustakaan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong transformasi layanan perpustakaan manual menuju sistem digital yang lebih efektif, efisien, dan modern.

Kegiatan pembinaan yang diikuti oleh para pengelola perpustakaan sekolah se- Kecamatan Astambul ini memfokuskan pada implementasi sistem otomasi perpustakaan yang menggunakan aplikasi InlisLite (Integrated Library Sistem). Melalui sistem ini, proses pengolahan bahan pustaka, sirkulasi peminjaman dan pengembalian, pelaporan hingga penyusunan katalog dapat dilakukan secara terintegrasi dan berbasis data.

Ketua K3S Kecamatan Astambul dalam sambutannya menyampaikan bahwa otomasi perpustakaan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat. “Dengan sistem digital, pengunjung dapat mencari koleksi secara cepat melalui OPAC (Online Public Access Catalog), sementara pengelola lebih mudah dalam menyusun laporan dan inventarisasi koleksi,” ujarnya.

Selain pelatihan teknis, peserta juga mendapatkan pendampingan terkait manajemen koleksi digital, pengelolaan database anggota, serta strategi peningkatan literasi berbasis teknologi informasi. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi praktik langsung instalasi dan pengoperasian aplikasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh perpustakaan binaan mampu mengimplementasikan sistem otomasi secara mandiri dan berkelanjutan. Transformasi digital perpustakaan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga memperluas akses informasi bagi masyarakat di era teknologi.

Kegiatan pembinaan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan perpustakaan sebagai pusat belajar sepanjang hayat yang adaptif terhadap perkembangan zaman.